Showing posts with label Kolektor. Show all posts
Showing posts with label Kolektor. Show all posts

Ahmad Dhani Mengaku Sedang Suka yang Tua

Ahmad Dhani dan barang-barang tua dan antiknya di rumahnya 
Vokalis, pencipta lagu sekaligus produser musik Ahmad Dhani mengubah garasi rumahnya menjadi galeri barang-barang tua dan antik miliknya. Maklum, belakangan ini Dhani memang tergila-gila mengoleksi barang-barang tersebut.

"Waktu itu gara-gara garasinya enggak kepakai, jadi gudang, terus ditaruh (di dalamnya) satu mebel, akhirnya penuh," cerita Dhani dalam wawancara di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2013). "Enggak tahu ya, memang saya lagi suka sesuatu yang tua, saya menyukai barang tua," lanjutnya.

Dhani mengumpulkan barang-barang tua dan antik yang berbau Jawa. "Berbeda dengan rumah sebelah. Kalau di sana temanya kolonial, di sini Jawa. Ada tempat tidur Jawa tua. Di rumah saya yang lama itu kolonial, di sini kolonial Jawa, barang tua," ujar Dhani.

Di antara koleksinya tersebut, di dinding sudut garasi Dhani memasang sejumlah pajangan Garuda Pancasila berbahan logam dari berbagai era. "Saya koleksi garuda, berencana jadiin rumah saya 'The House of Garuda'. Di kamar Al ada garuda, di kamar saya ada, garuda lama, bukan baru. Kalau barang baru, beli di Pasar Baru (Jakarta Pusat) gampang. Itu (barang lama) terbuat dari kuningan," terangnya.

Dengan koleksinya itu, Dhani merasa seperti pahlawan kesiangan. "Saya jadi pahlawan kesiangan untuk koleksi barang tua. Orang mengoleksi barang tua sudah dari tahun 1970-an, sekarang saya tinggal ambil sisanya saja," ucapnya.(Sumber:KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA)

Koleksi Unik Aktor Tom Hanks, Mesin Tik Kuno


Mengoleksi benda-benda antik merupakan hobi yang cukup populer. Ternyata, hal ini dilakukan oleh kalangan elit Hollywood.

Aktor sekaligus sutradara Tom Hanks mengaku memiliki koleksi mesin tik kuno. Hanks, aktor AS yang berperan di Cast Away dan Saving Private Ryan ini memiliki koleksi lebih dari 50 mesin tik antik yang dibuat dari tahun 1940-an, dan masih digunaknnya untuk surat-menyurat.

Dalam wawancara mengenai hadiah yang diinginkan untuk Natal, Hanks menuturkan kepada New York Post, dikutip NZ Herald: "(saya ingin) mesin tik Antique WWII. Sewa tukang reparasi sebulan hingga mesinnya bisa bekerja lagi, dan saya akan menggunakannya untuk menulis surat. Saya memiliki 50 mesin tik."
Ditemukan pada tahun 1860-an, mesin tik hampir-hampir tak pernah lagi digunakan sejak ditemukannya komputer.

Pada hari ini, mesin tik hanya dibeli untuk keperluan koleksi museum atau pribadi.




Faktor yang menentukan nilai mesin tik adalah oddity--mengacu kepada kelangkaan atau uniknya model, kondisi, dan fitur. Mesin tik dengan 'kesalahan', seperti penempatan huruf yang tak sesuai bisa dibanderol dengan harga yang lebih tinggi.


Merek mesin tik yang paling dicari kolektor antara lain adalah Underwood, Oliver Typewriter Company, Corona, dan Royal Typewriter Company.

(Sumber: , Liputan6.com)